Kurelakan Anugerahku
Dalam deru angin aku berjalan
Kicauan burung terdengar samar perlahan
Apa yang sedang aku pikirkan
Apa yang sedang aku rasakan
Aku mengalaminya lagi
Mataku terhenti, sekejap, satu titik, tak bisa aku lepaskan
Aku semakin tidak mengerti arti anugerah yang diberikan
Semakin tidak yakin, semakin tidak dapat kutafsirkan, rasa itu semakin dalam
Suatu yang aku tau pasti, suatu yang aku tau kenyataan yang kualami.. Aku mengenalmu
Bagai melodi yang menyatu dalam simphony
Bagai cahaya bulan nan terang dalam kegelapan malam
Bagai payung yang melindungi saat hujan membasahi bumi
Terimakasih atas segala memori indah yang kau isi di sisi hidupku
Tidak ada seorangpun yang bisa mengambilnya, walaupun sekecil partikel udara
Dan, aku terlanjur berlari
Dalam lubuk hati aku bertanya
Apakah yang sudah aku jaga akan hilang dalam tiap detik langkahku?
Aku terlalu jauh, teramat jauh, dan aku tak bisa meraih apapun saat aku menoleh ke belakang
Aku.. Kehilangan
Semua baru terasa saat anugerah yang kupilih untuk aku relakan
Dengan alasan, kujalani apa yang kuyakini
Aku harus menahannya walau sakit yang kurasakan
Aku menyimpannya ditempat yang amat rapi dan kubalut perasaan yang amat tajam
Begitu banyak kata tanya yang menghampiri dan sekarang aku tau artinya,
Aku menyayangimu
Komentar
Posting Komentar